Senin, 01 Januari 2018

Pertanyaan Filsafat


Pada kuliah filsafat ilmu tanggal 25 oktober diawali dengan berdoa kemudian dilanjutkan dengan kuis jawab singkat seperti kuliah-kuliah sebelumnya. Kuis tersebut terdiri dari dua puluh lima soal jawab singkat. Dan seperti biasa pula, nilai nol masih mendominasi perolehan nilai di kelas. Setelah kuis berakhir, sesi selanjutnya adalah tanya jawab filsafat.

Pertanyaan pertama diajukan oleh Pak Johar yang pada perkuliahan fisafat kali ini mengikuti bersama dengan prodi magister penelitian dan evaluasi pendidikan B. Pertanyaan dari Pak Johar adalah mengapa kita harus mengada. Jawaban pertanyaan tersebut adalah karena mengada adalah hakekat hidup karena menjadi ada saja belum tentu hidup. Yang harus dilakukan adalah ada yang mengada.

Pertanyaan kedua  mengenai belajar dan kuis filsafat ditanyakan oleh Saudari Efi S. Belajar filsafat tidaklah instan, artinya harus berproses sehingga memiliki dampak jangka panjang. Banyaknya komentar dalam blog powermathematics tidak menjamin nilai yang tinggi dalam kuis jawab singkat.

Saudara I Nyoman Indhi W bertanya mengenai ruang dan waktu apakah dapat menyesuaikan dengan manusia. Ruang adalah waktu dan waktu adalah ruang. Setiap yang ada adalah ruang dan setiap yang ada adalah waktu. Manusia menuju ruang, padahal manusia adalah ruang. Manusia menuju waktu padahal manusia adalah waktu juga. Jadi tidak ada ruang tanpa waktu dan tidak ada waktu tanpa ruang.

Pertanyaan mengenai ukuran keikhlasan diajukan oleh saudara Hendrawansyah. filsafat merentang dari yang paling rendah (batu) sampai yang paling tinggi (kuasa Tuhan). Ikhlasnya batu sesuai dengan aturan Tuhan. Batu kecil tertimpa batu besar kemudian pecah, maka dapat dikatakan batu kecil ikhlas. Jadi ikhlas itu sesuai dengan aturan Tuhan. Manusia tidak bisa dapat dikatakan ikhlas karena manusia hanya dapat berusaha menggapai ikhlas.

Cara penghayatan hidup ditanyakan oleh saudari Uswatun Hasanah. Menghayati hidup adalah dengan memikirkan apa yang dijalani dan menjalani apa yang dipikirkan, hal tersebut yang dinamakan hermenetika. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar