Kuliah filsafat ilmu pada tanggal 1 November diawali dengan berdoa, kuis jawab singkat, dan pertanyaan-pertanyaan filsafat dari mahasiswa. Salah satu pertanyaan datang dari saudari Kartika Kirana yang menayakan tentang hermenitika.
Disadari atau tidak disadari, semua hal berhemenetika. Hidup ini membentuk struktur dari yang paling sederhana
sampai paling kompleks, dan semua itu berhermenetika. Hermenetika adalah
perjalanan hidup manusia dalam ruang dan waktu untuk menerjemahkan dan diterjemahkan.
Dalam blog powermathematics tentang hermenetika, dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat dua unsur hermenetika yakni garis linier dan garis melingkar. Garis linier diterjemahkan sebagai ruang dan waktu yang manusia lalui tidak akan terulang kembali. Sementara garis melingkar dimaknai bahwa dalam hidup terdapat peristiwa yang bersifat siklik dan terus berulang, misalkan pagi dan malam.
Ketika unsur garis linier dan garis melingkar digabungkan, maka dihasilkan garis spiral. Spiral dimaknai sebagai kepedulian akan ruang dan waktu. Manusia harus dapat berkata, bertindak, dan berpikir sesuai ruang dan waktunya.
(gambar tersebut saya ambil di http://laoblogger.com)
Hermeneutika terjadi pada
segala hal. Hermenetika antara murid dengan guru, antara mata dengan obyek,
antara telinga dengan suara, antara suami dengan istri, antara kakak dan adik.
Itu semua adalah ontologis, tetapi tidak disadari oleh sebagian besar orang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar