Pendidikan merupakan
salah satu aspek penting dalam perkembangan dan kemajuan suatu negara.
Pendidikan yang berkualitas rendah akan menghasilkan generasi yang juga bermutu
rendah. Salah satu faktor penting penentu kualitas pendidikan adalah kualitas
guru atau pendidik. Peran dan tanggung jawab seorang pendidik sangat besar.
Seorang pendidik tidak hanya dituntut untuk menyampaikan ilmu pengetahuan
melainkan juga menanamkan nilai dan norma serta membentuk karakter peserta
didik.
Profesi pendidik bukanlah profesi favorit bagi sebagian besar masyarakat
Indonesia. Program studi di perguruan tinggi yang menjadi primadona bagi para
lulusan sekolah menengah atas adalah pendidikan dokter, akuntansi, teknik, dan
hukum. Hal tersebut berkebalikan dengan kondisi yang ada di Finlandia. Mengajar
adalah profesi idaman bagi para lulusan terbaik di Finlandia. Guru adalah
pekerjaan yang dihormati dan digaji tinggi oleh pemerintah Finlandia. Dengan
demikian, Finlandia menempati peringkat pertama dalam hal pendidikan
mengalahkan negara besar lain seperti Amerika Serikat dan Inggris.
Indonesia mempunyai
seorang tokoh pendidikan yang hebat dan menginspirasi. Beliau adalah Ki Hajar
Dewantara. Prinsip-prinsip pendidikan yang dikemukakan oleh Ki Hajar Dewantara
dikenal dengan sebutan Pratap Tri Loka. Pratap Tri Loka tersebut adalah ing
ngarsa suntulada, ing madya mangun karsa, dan tut wuri handayani. Pratap Tri
Loka adalah prinsip ideal untuk pendidikan di Indonesia.
Ing ngarsa suntulada
mempunyai arti yang di depan memberi panutan atau teladan. Maknanya adalah
seorang pendidik harus dapat memberikan teladan atau panutan yang baik bagi
murid. Pepatah mengatakan bahwa satu teladan lebih baik dari seribu nasihat.
Untuk membentuk generasi berkarakter unggul, maka seorang pendidik harus
mempunyai karakter unggul sehingga menjadi panutan dan teladan yang unggul
untuk muridnya.
Ing madya mangun karsa
mempunyai arti yang di tengah sebagai perantara atau pemakarsa. Seorang
pendidik harus mampu memberikan semangat dan memotivasi peserta didiknya agar
selalu belajar dan bekerja giat. Tut wuri handayani mempunyai makna “dari belakang memberi dorongan”.
Pendidik harus dapat mendorong muridnya untuk terus meningkatkan prestasi.
Ketika peserta didik merasa lemah dan tidak percaya diri, peran pendidik harus
dapat memberi dorongan semangat dari belakang.
Memajukan dunia pendidikan Indonesia bukanlah
pekerjaan yang mudah. Memajukan dunia pendidikan Indonesia juga tidak dapat
terwujud dalam waktu sehari semalam. Memajukan dunia pendidikan Indonesia
adalah tugas wajib setiap elemen masyarakat.
(gambar tersebut saya ambil dari http://rinezzad.blogspot.co.id)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar